Tampilkan postingan dengan label Kristen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kristen. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Juni 2013

Mengenal Asal-usul Agama Kristen

Sekilas Tentang Perjalanan Dakwah Nabi Isa alaihissalam.
Ajaran Kristen yang kita kenal saat ini selalu dinisbatkan kepada sosok Nabi Isa. Sejarah kemunculannya memang tidak dapat dipisahkan dari sejarah gerakan dakwah beliau bersama para pengikutnya.
Isa alaihissalam lahir dari perawan Maryam tanpa bapak. Kelahirannya adalah mukjizat yang menjadi tanda kebesaran Allah ta'ala (lihat QS. Maryam, 19: 16-34). Para sejarawan berselisih pendapat mengenai tahun kelahiran Nabi Isa. Di dalam Injil Matius 2: 1 disebutkan bahwa kelahiran Isa adalah pada masa Herodes, jadi paling lambat kelahirannya terjadi pada 4 SM, tahun matinya Herodes. Sedangkan Lukas menghubungkan kelahiran Isa dengan masa sensus penduduk di zaman Kirenius wali negeri di Syiria. Ini berarti Isa lahir pada 6 atau 7 M, sewaktu Yudea dan Samaria langsung diperintah oleh Roma.
Pada usia 12 tahun Isa mempelajari Taurat dari para pendeta Yahudi. Allah ta'la menjadikannya pandai menulis dan menguasai Taurat serta dibekalinya dengan Injil:
"Dan Allah akan mengajarkan kepadanya Al Kitab[1], hikmah, Taurat dan Injil". (QS. Ali Imran, 3: 48).
Saat ia menginjak usia 28-30 tahun semakin nampaklah kecemerlangannya. Ia berdakwah kepada para pendeta Yahudi agar mereka konsekwen berpegang teguh pada Taurat. Pada masa itu banyak sekali pendeta-pendeta yang telah menyimpang dari ajaran Musa. Pendeta Yahudi dan para pengikutnya ini kemudian mendustakan Nabi Isa dengan penuh kesombongan:
"Dan Sesungguhnya kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa, dan kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah kami berikan bukti-bukti kebenaran (mukjizat) kepada Isa putera Maryam dan kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus[2]. apakah setiap datang kepadamu seorang Rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu menyombong; Maka beberapa orang (diantara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh?" (QS. Al-Baqarah, 2: 87).
Allah mengaruniakan pada putera Maryam ini beberapa mukjizat (lihat QS. Al-Maidah, 5: 110). Beliau dapat menghidupkan orang yang sudah mati dengan izin Allah, menyembuhkan orang yang berpenyakit kusta, membuat burung hidup dari tanah liat, dll.
Nabi Isa memiliki 12 orang murid yang dikadernya menjadi pahlawan pembebas bangsanya dari cengkraman penguasa Romawi.
"Sesungguhnya Allah Telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu Telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang Telah kamu lakukan itu, dan Itulah kemenangan yang besar."(QS. At-Taubah, 9: 111)
"Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penolong (agama) Allah sebagaimana Isa ibnu Maryam telah berkata kepada pengikut-pengikutnya yang setia: ‘Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku (untuk menegakkan agama) Allah?' pengikut-pengikut yang setia itu berkata: ‘Kamilah penolong-penolong agama Allah', lalu segolongan dari Bani Israil beriman dan segolongan lain kafir; Maka kami berikan kekuatan kepada orang-orang yang beriman terhadap musuh-musuh mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang menang". (QS. As-Shaf, 61: 14)
Bersama murid-muridnya inilah beliau menyerukan tauhid, sifat zuhud, mencintai Allah dan mencintai sesama. Perhatikanlah ayat Injil berikut ini:
"Maka datanglah seorang ahli Taurat; setelah didengarnya bagaimana mereka itu berbalah-balah sedang diketahuinya bahwa Yesus sudah memberi jawab yang baik, lalu ia pun menyoal dia, katanya: ‘Hukum yang manakah dikatakan yang terutama sekali?"
Maka jawab Yesus kepadanya: "Hukum yang terutama inilah: ‘Dengarlah olehmu, hai Israil, Adapun Tuhan kita, Ialah Tuhan yang Esa."
"Maka hendaklah Engkau mengasihi Allah Tuhanmu dengan sebulat-bulat hatimu, dan dengan segenap jiwamu, dan dengan sepenuh akal budimu, dan dengan segala kuatmu."
Dan yang kedua inilah: "Hendaklah engkau mengasihi sesamamu manusia seperti dirimu." Maka tiadalah hukum lain, yang lebih besar daripada kedua hokum ini"
(Injil Markus Fs. 12 ayat 28-31).
Pada tahun 33 M diadakan perayaan Paskah tahunan di Bait Allah (Baitul Maqdis). Maksud dari perayaan ini adalah untuk memperingati diselamatkannya bangsa Israel dari penindasan Raja Fir'aun. Akan tetapi perayaan ini sudah jauh dari maksud semula, karena telah berubah menjadi pesta perniagaan yang diwarnai perjudian. Bahkan pintu gerbang Bait Allah diberi patung burung Garuda sebagai lambing kebesaran kekaisaran Romawi. Hal ini amat menghina dan mengotori kesucian bait Allah.
Oleh karena itu Isa bersama para pengikutnya mendatangi Bait Allah dan memporak-porandakan arena perniagaan tersebut. Kerusuhan ini menimbulkan kemarahan penguasa Romawi. Pasukan Romawi kemudian merangsek ke Bait Allah dan berupaya menangkap Isa beserta pengikutnya. Tetapi mereka telah menyingkir dan bersembunyi di bukit Gesmani.
Orang-orang yahudi karena kedengkian mereka, menyebarkan isu bahwa Isa akan melakukan pemberontakan kepada Romawi dan mengangkat dirinya sebagai raja Yahudi. Maka terjadilah upaya penangkapan Isa, dan terjadilah peristiwa controversial sepanjang zaman: penyaliban Isa. Al-Qur'an menentang anggapan bahwa Isa telah disalib, karena yang sebenarnya terjadi adalah tentara Romawi menangkap orang yang salah, dan mereka pun berada dalam keraguan
"Dan karena ucapan mereka (Yahudi): ‘Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah'[3], padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa (QS. An-Nisa, 4: 157)
Kelahiran Agama Kristen
Sebelum dijelaskan kelahiran agama Kristen kita harus mengetahui kondisi sosial budaya bangsa Yahudi sebelum masa Nabi Isa:
1. Aqidah orang-orang Yahudi telah terkontaminasi kepercayaan Paganisme Babilonia. Sekitar 50 tahun (586-535 SM) bangsa Yahudi berada di pengasingan di Babilonia yang masyarakatnya menyembah berhala.
2. Pada tahun 334 SM, Alexander raja Yunani menguasai bangsa Yahudi dan menyebarkan faham Filsafat yang kemudian mempengaruhi pemikiran orang-orang Yahudi.
3. Bangsa-bangsa yang menaklukan orang-orang Yahudi adalah penganut politeisme. Ini pun berpengaruh kepada aqidah bangsa Yahudi.
Karena Nabi Isa menyampaikan misinya hanya selama tiga tahun, sedangkan pengaruh kepercayaan paganisme sudah mengakar di masyarakat, maka terjadilah penyimpangan pemahaman terhadap ajaran yang dibawanya. Hal ini dilakukan oleh Paulus (Salus) orang Tarsus yang mengaku telah bertemu Yesus (Isa) dan diangkat sebagai rasulnya. Ia kemudian mengajarkan ajaran Isa yang telah dicampur adukkan dengan filsafat Yunani dan Paganisme.
Paulus dari Tarsus
Ajaran Paulus
Paulus mengajarkan doktrin sebagai berikut:
1. Konsep Tuhan Anak, ia mengatakan bahwa Allah mempunyai anak sulung (I Korintus 8: 6; Kolose 1: 5; dan 1 Timotius)
2. Inkarnasi, menurut Paulus Yesus telah melakukan inkarnasi di bumi melalui benih Daud (Roma 1: 3-4; Galatia 4: 4-5; Kolose 1: 15; dan Ibrani 1: 3)
3. Dosa Waris, bahwa manusia seharusnya hidup kekal di sorga. Tapi karena kesalahan Adam manusiadiletakkan di bumi. Dosa yang telah diperbuat Adam itu terus dipikul oleh keturunannya (Roma 5: 12-18; 1 Korintus 15: 21-26).
4. Penyaliban dan Penebusan, bahwa Yesus menyerahkan dirinya untuk berkorban menebus dosa manusia hingga mati di tiang salib. Orang yang beriman kepadanya akan beroleh hidup kekal di sorga (Roma 5: 18; 6: 10-11, II Korintus 15: 14, 1 Timotius 2: 6)
5. Konsep Kebangkitan, bahwa Yesus itu setelah disalib dan dikuburkan tiga hari dibangkitkan dari kematiannya (Roma 6:4-18; 10: 9; I Korintus 15: 17-20; II Timotius 2: 8)
6. Naik ke Langit, bahwa Yesus setelah kebangkitannya naik ke langit dan bersemayam di sebelah kanan Tuhan Bapa (Efesus 1: 19-20; Kolose 3: 1)
7. Tuhan Yesus, bahwa setiap orang harus percaya bahwa Yesus adalah Tuhan (Roma 10: 9)
Doktrin-doktrin ini dengan mudah diterima oleh masyarakat setempat yang sebelumnya memang memiliki system kepercayaan seperti itu. Padahal seluruh kepercayaan itu hanyalah dusta belaka sebagaimana dikatakan Paulus sendiri dalam suratnya kepada Jemaat di Roma 3: 7 yang berbunyi sebagai berikut:
"Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaanNya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa?"
Mengenal Injil versi Kristen
Injil yang ada pada kaum Kristiani saat ini bukanlah Injil asli. Ia hanyalah berisi kisah perjalan dakwah Nabi Isa (Yesus) yang ditulis oleh orang-orang setelahnya[4]:
1. Injil Matius (65 M)
2. Injil Markus (61 M)
3. Injil Lukas (95 M)
4. Injil Yahya (100 M)
Masih banyak Injil yang lainnya, yang menurut catatatan sejarah mencapai 80 versi. Akan tetapi selain yang empat di atas tidak diakui oleh gereja dan sudah dimusnahkan pada abad ke 2 (180 M). Adapun Injil yang dibatalkan di antaranya ialah: Injil Petrus, Injil Kopty, Ibrani, Barnaba, dan surat-surat kiriman Barnaba.
Injil Matius dan Markus sebenarnya tidak menunjukkan pendirian yang sama dengan ajaran Paulus, tapi karena tidak menentang ajaran Paulus dibiarkan juga beredar dan diakui oleh gereja; isinya pun sudah dirubah dan ditambah disesuaikan dengan ajaran Paulus.
Konsili Nicea
Tiga abad setelah ‘peristiwa penyaliban' pengikut ajaran Nabi Isa berkembang dengan beragam corak pemahamannya. Terjadi bentrokan diantara mereka terutama antara kalangan pro Tauhid dengan pro ajaran Paulus yang paganis. Peperangan ini sampai mengancam keutuhan kerajaan Roma.
Atas usulan Konstantin diadakanlah Muktamar di Nicea pada tahun 325 M yang dihadiri sekitar 2048 orang dengan pendiriannya masing-masing. Terjadi perdebatan yang sengit dan tak ada titik temu. Akhirnya Konstantin yang cenderung pada paganis memanggil 318 orang yang berfaham Paulus dan menyatakan dukungannya. Setelah itu muktamar dilanjutkan, sementara itu peserta lainnya melakukan walk out.
Di dalam muktamar ini banyak dipilih doktrin-doktrin dan syiar-syiar ibadah secara voting (tanggal paskah, peranan uskup, dan tentu saja tentang ketuhanan Yesus). Setelah itu diadakanlah revisi terhadap Injil. Sementara injil-injil lain yang bertentangan dimusnahkan. Dan orang yang berani membaca injil terlarang itu akan di cap sebagai heretic (berlaku bid'ah). Tapi belakangan ditemukan injil-injil lain yang terlarang, misalnya ditemukan lembaran-lembaran di Qumran dekat Yudea pada tahun 1950 dan lembaran-lembaran Koptik ditemukan di Nag Hammadi tahun 1945 yang isinya bertentangan dengan injil-injil yang diakui.
Pengaruh Paganisme
Ajaran Kristen banyak juga terpengaruh oleh paganisme, dan itu semakin menguat setelah konsili Nicea yang diprakarsai Konstantin. Perlu diketahui, sebelum ‘menganut' ajaran Kristen, Konstantin berkedudukan sebagai pendeta tertinggi Pemuja Matahari (Sol Invictus). Maka tidak heran jika banyak sekali symbol-simbol paganis yang dipakai oleh ajaran Kristen. Contoh: cakram matahari Mesir kuno dijadikan lingkaran halo para santo katolik. Pitogram Isis menyusui Horus (yang kelahirannya dianggap mirip dengan Nabi Isa) menginspirasi pitogram Maria yang menyusui bayi Yesus, altar yang berada di gereja dengan upacaranya diambil dari ritus pagan. Simbol-simbol atau ikon-ikon yang digunakan Kristen tidak ada sama sekali yang asli.
Penentuan 25 Desember sebagai hari kelahiran Yesus pun sesungguhnya mengambil dari kelahiran Mihras-yang menurut kaum paganis dianggap sebagai putra Tuhan dan cahaya dunia-yang juga dikubur dalsm makam batu dan dibangkitkan dalam 3 hari. 25 Desember juga adalah hari kelahiran Osiris, Adonis dan Dyonisus, dewa-dewa kaum paganis.
Pengikut Isa (Yesus) menghormati hari Sabat sebagai hari beribadah, tetapi Konstantin telah menjadikan hari Minggu sebagai hari beribadah, sebagaimana hari ini dijadikan hari beribadah kaum paganis kepada dewa matahari. Perhatikanlah bahwa nama hari minggu/Sunday diambil dari kata sun-day (hari matahari).
Dari uraian ringkas di atas kita dapat mengetahui bahwa ajaran Kristen sesungguhnya bukanlah ajaran Nabi Isa yang asli. Bahkan ia sesungguhnya berasal dari fikiran dan filsafat manusia. Wajarlah kemudian banyak sekali kerancuan di dalamnya.
Wallahu a'lam.
Maraji:
Perbandingan Agama, Agus Hakim: CV. Diponegoro
Rangkaian Cerita dalam Al-Qur'an, Bey Arifin: PT. Al-Ma'arif
Metamorfose Kristen, Masyhud SM: Modus vol. I No. 9/Th. II/ 2004
[1] Al Kitab di sini ada yang menafsirkan dengan pelajaran menulis, dan ada pula yang menafsirkannya dengan kitab-kitab yang diturunkan Allah sebelumnya selain Taurat dan Injil.
[2] Maksudnya: kejadian Isa a.s. adalah kejadian yang luar biasa, tanpa bapak, yaitu dengan tiupan Ruhul Qudus oleh Jibril kepada diri Maryam. Ini termasuk mukjizat Isa a.s. menurut Jumhur musafirin, bahwa Ruhul Qudus itu ialah malaikat Jibril.
[3] Yahudi menyebut Isa putera Maryam itu Rasul Allah ialah sebagai ejekan, Karena mereka sendiri tidak mempercayai kerasulan Isa itu.
[4] Nabi Muhammad SAW menyuruh umatnya untuk tidak segera membenarkan atau menyalahkan kitab-kitab sebelum Al-Qur'an. Apa yang sesuai dengan al-Qur'an maka kita benarkan, dan apa yang tidak sesuai denganya kita salahkan. Sikap ini adalah sikap yang adil, karena kitab-kitabsebelum al-Qur'an itu tidak dapat dijamin keotentikannya. Tidak memiliki sanad dan rawi yang jelas yang dapat dipertanggungjawabkan.
sumber: http://harakatuna.wordpress.com/2008/10/24/mengenal-asal-usul-agama-kristen/

Kristen dan Sejarah Lama


Philo of Alexandria (13-20 SM - 54 M)
Di antara komentar yang paling sengit dan kritis yang dialamatkan kepada sejarah Kristen adalah hilangnya naskah dan sumber asli mereka. Sangat disayangkan, tidak ada yang tersimpan selain salinan yang dipenuhi dengan sabotase manusia, dan itu mencakup Injil, buku dan warisan patriarki lama. Kami akan meniliti poin ini melalui studi sejarahwan Yahudi klasik di masa-masa Kristen.
Philo adalah seorang filsuf terampil, lahir di masa rezim Herodit I, dan memahami dengan baik informasi tentang bangsa Yahudi. Dia menulis sekitar lima puluh tujuh buku yang di antaranya adalah The Age of Pilatus. Dalam buku ini, jika dia ingin memasukkan sesuatu tentang Yesus, maka kita akan menemukan banyak hal, namun dia tidak menyebut Yesus sama sekali.
Ia berasal dari kalangan elit berpendidikan dan paling dihormati di antara orang-orang seusianya. Ia dikenal subyektif dan jujur, dan ia tidak pernah mengabaikan suatu kejadian, besar atau kecil, penting atau tidak penting, berkaitan dengan apa yang ditulisnya. Dan itulah metodenya ketika ia menulis tentang berbagai agama yang ada pada waktu itu.
Yang jadi pertanyaan adalah, jika dia seperti ini, mengapa ia tidak menyebutkan hal apapun tentang Yesus dan para rasul, terutama ketika kita tahu, sebagaimana dinyatakan sumber resmi, bahwa Yesus dikenal secara luas dan bahkan pernah mengembara hingga perbatasan Syria. Berita tentang Yesus tersebar luas dimana mereka membawa orang-orang sakit kepadanya untuk diobatinya.
Dia juga tidak menyebutkan apapun tentang penyalibannya, tidak menyebutkan kebangkitannya dari kematian, dan tidak pula menyebutkan sesuatu tentang orang mati yang datang kembali ke dunia dan berkeliaran di sekitar kota. Sungguh, semua kejadian itu seharusnya disebutkan oleh sejarawan kolosal yang cermat seperti Philo, yang tidak pernah diam terhadap segala kejadian, baik kecil atau besar.
Telah diketahui dengan baik bahwa dia sebagai orang yang pemberani melakukan perjalanan ke Roma untuk bertemu dengan raja untuk berargumentasi mengenai orang-orang Yahudi yang menjadi korban dalam penganiayaan berdarah di Alexandria (39). Dia diterima dengan hangat walaupun permintaannya ditolak.
Sekembalinya ke Alexandria, kemudian ia menulis bahwa ia, cukup aneh, tidak menyebutkan Yesus maupun denominasi kaum Kristen yang tinggal di masa Abollonuis Altwany, yang dikatakan sebagai orang yang penting dan sangat berpengaruh seperti Yesus.
Ia adalah murid Plato, yang mengeluarkan teori Logos atau yang secara theologis dikenal sebagai ‘The Word'. Jadi, nanyak tentang ditulis hal ini dan juga teori tentang hubungan Allah dengan dunia dengan semua ketidak-sempurnaannya. Jadi, ia telah membuat entitas independen kalimat yang menciptakan segala sesuatu dengannya, sebagaimana hal tersebut diklaim, yang mencakup semua sifat-sifat ilahi dan bahwa semua makhluk telah bersumber darinya dan Jesus sendiri berasal dari Tuhan-sebuah konsep yang lebih milik permulaan Injil Yohanes ‘ (1) Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. (1:1)
Konsep ‘The Word' dikenal dalam filsafat dan ia tidak menambahkan apapun selain konsep inkarnasi yang diterima pada abad kedua.
Selain itu, imam Italia Legoy Katchiloly, yang akhirnya meninggalkan keimaman, berkomentar tentang ini dengan berkata, ‘Philon merupakan salah satu orang-orang Essene, meskipun ia tidak menyebutkan sesuatu tentang Yesus dan Kristen, dan bahkan ia mengecualikan mereka sepenuhnya dari sejarah pada periode antara 50 M. sampai 60 M. Sebagai tambahan, bahkan ia tertarik terhadap Logos yang kemudian mengambil bentuk spiritual, sehingga ia menolak ide penjelmaan kedua kedatangan Yesus. (hlm 109)
Flavius Joseph (37-100 M)
Dia dilahirkan di 73 M. dalam keluarga Yahudi yang kaya dan ditunjuk sebagai Gubernur di wiayah yang sekarang dikenal dengan nama Galilea pada awal Revolusi 66. Ia memimpin perang melawan Roma, dan ditangkap oleh Flavius Vespasian. Untuk menyelamatkan hidupnya, ia berbelok untuk bekerja bagi kepentingan Roma dan menjadi intelijen mereka untuk mengamati perang yang sedang berlangsung. Hal ini membantunya untuk mendapatkan kewarganegaraan Roma, dan dengan ini dia tetap menjadi salah satu sejarawan yang paling penting di masa itu.
Dengan jumlah yang begitu besat orang-orang Yahudi lama yang menceritakan peristiwa masa Kejadian hingga ke waktu perang antara Romawi dan Yahudi (66 M), kami hanya menemukan paragraf kecil yang mengatakan, ‘Sekarang, Yesus telah muncul, manusia yang bijaksana, jika memang dibenarkan untuk memanggilnya manusia, karena dia adalah seorang yang melakukan pekerjaan-pekerjaan yang mulia, guru bagi banyak orang, sebagaimana ia menerima kebenaran dengan senang hati. Dia memikat banyak orang, baik orang-orang Yahudi atau orang-orang Gentiles. Dia adalah Kristus. Dan ketika Pilatus, sesuai usulan dari tetua di antara kami, mengutuknya ke salib, maka orang-orang yang mencintainya sejak awal tidak meninggalkannya, sebab ia akan muncul kepada mereka dalam keadaan hidup kembali pada hari yang ketiga, sebagaimana yang diramalkan oleh para utusan. Dan umat Kristen, yang nama mereka diambil dari namanya, tidak punah pada hari itu.'
Namun dipastikan para ilmuwan menyepakati suatu fakta bahwa ini hanyalah sebuah tambahan distorsif yang kemudian disisipkan, karena ia tidak terdapat pada naskah terkuno buku ‘The Antiquities of Jews ‘ karya Aourgeen di awal abad ketiga, di mana dia yakin bahwa Joseph menolak untuk percaya kepada Yesus. Diketahui dengan baik bahwa dia sangat setia kepada Yudaisme, dan ini terlihat jelas dalam autobiografi dan buku yang ditulis Apion.
Imam Gelieh, yang juga pustakawan Santo Genfeif dan penerjemah karya-karyanya (1756), mengatakan kontradiksi dan distorsi tersebut sangat gamblang. Saya harus mengakui bahwa tulisan-tulisan tersebut diubah dan dimodifikasi sehingga sebagiannya kontradiksi dengan sebagian yang lain.
Roger Peytrignet mengafirmasi bahwa umat Kristen lebih dahulu mendapati karya-karyanya setelah ia bergabung dengan Roma dan mereka mendistorsinya sesuai dengan kemauan mereka (Jesus-Myth or Historical person, hlm. 29)
Alfarek dan Koushou dalam bukunya ‘ The problem of Jesus and the origin of Christianity ‘ menegaskan kemustahilan bahwa Joseph menulis paragraf di atas karena jika dia berkata demikian, maka dia pasti telah menjadi orang Kristen, tetapi diketahui bahwa dia adalah Yahudi Persia dan itu sudah jelas.
Ada konsensus dari para penulis bahwa tambahan-tambahan ini secara sengaja disisipkan dan, paragraf ini tidak selaras dengan seluruh konteks yang berbicara tentang penderitaan-penderitaan yang dialami masyarakat selama rezim Pelate. Jika paragraf ini dihapus, maka aliran pembicaraan akan menjadi serasi.
Andre Vautier, dalam bukunya yang Mitos Yesus, mengatakan bahwa Josephus menulis jumlah terjemahan tentang perang orang-orang Yahudi, baik terjemahan dalam bahasa Aramaik atau translation. Tanggal terjemahan Yunani kembali ke 79 M. dan tidak mempunyai referensi dalam bagian pertama dan juga dari bagian no. 300 hingga no. 700. Konteks mengalir dengan begitu lancar dan harmonis, dan dengan kata-kata yang begitu sempurna. Sedangkan bagian yang kedua yang berkaitan dan menceritakan peristiwa yang bertepatan dengan masa di mana Yesus hidup berisi ungkapan-ungkapan yang sangat buruk. Bahkan isinya tidak konsisten dan tidak harmonis. Ini merupakan bukti yang pasti bahwa bagian ini telah tercemah oleh tulisan-tulisan orang Kristen.
Katanya, kita seharusnya tidak lupa bahwa para imam pada waktu itu adalah orang yang bisa membaca dan menulis dan bahwa bagian-bagian yang berbicara tentang Yesus dan Yohanes sang pembaptis itu telah diedit dari salinan yang dibuat dari bahasa Yunani.
Jadi, Andre Vautier menyatakan secara tegas bahwa buku The war of the Jews dan bagian ke-18 dalam buku Ancient Antiquities of the Jews yang mencatat peristiwa abad pertama masehi termasuk bukti yang tak diragukan lagi dan jelas mengenai perubahan dan sisipan, dan mengenai halaman yang disispkan dan yang dihapus.
Pada bab ketiga dalam bukunya, Andre Vautier mengatakan bahwa kata pengantar buku The Jews wars was against the Romans berisi out-line Artikel buku. Sekarang buku, jika kita menelitinya, mengalami penyimpangan secara massif dari rezim Augustus hingga tahun 12 rezim Neiron. Misalnya, ada masa enam puluh tahun hilang, dan itu adalah periode aktivitas Yesus dan Johanes sang pembaptis.
Benar-benar jelas bagi pembaca bahwa seorang laki-laki yang begitu berhati-hati dan teliti seperti Josephus tidak bisa diam terhadap jeda sejarah manusia ini, padahal ia merupakan periode yang mencakup berbagai peristiwa konsekuensial historis. Sarjana yang jujur pasti akan mencaci gereja yang sejak awalnya itu didasarkan pada kebijakan kecurangan, sabotase, interpolasi dan distorsi.
Jadi Loegy Katxhyoly mengatakan: Gereja telah mengubah banyak paragraf dalam karya-karya Josephus, dan menskenario pembakaran Roma kebakaran di masa Neiron, hanya untuk menciptakan orang-orang yang rela berkorban demi Essense dan Kristen. Cukup bagi kami untuk merujuk kepada banyak distorsi yang dibuat Eusebius untuk bergeluar dengan keanehan dari sumber sejarah Kristen dalam Kitab Suci, yang telah dicemari oleh para sejarahwan sebagai penipu.
Guy Fau juga mengatakan dalam bukunya yang The Myth of Jesus bahwa paragraf tentang Yesus pertama kali muncul di abad keempat dalam karya Euseus, dan ia belum ditemukan namun dalam buku The Hebrew Antiquities in the Age of Aourgene (185-254).
 sumber: http://kajian-agama.blogspot.com/2009/07/kristen-dan-sejarah-lama-1.html

Sejarah Salib

nato_swastika
 Nato Swastika
Salib adalah lambang yang sangat tua yang terdapat di dunia jauh sebelum lahirnya Yesus. Pada awalnya orang-orang Kristen tidak menggunakan salib sebagai lambang Kekristenan mereka. Benda ini tidak termasuk dalam daftar pertama lambang-lambang Kristen yang disediakan oleh St. Clement. Mulanya yang mereka gunakan justru bintang ikan (Pisces) dan anak domba sebagai lambang Penyelamatnya.
Ketika lambang salib akhirnya dipakai, orang-orang Kristen sempat merasa enggan terhadap gambar seorang laki-laki yang tergantung pada salib. Hal ini tidak pernah dilakukan Gereja Kristen sebelum abad ke tujuh. Faktanya, salib dengan orang tergantung padanya telah dimasukkan oleh orang Roma dari India berabad-abad sebelum zaman Kristen.
Walker berkata:
"...orang-orang Kristen dini bahkan menolak salib karena (berwatak) pagan ... Patung-patung Yesus dini tidak menggambarkan dia di atas salib, tetapi dalam samaran 'Gembala yang Baik' yang membawa domba." (Acharya, The Christ Conspiracy)
Churchward mengatakan:
"Pada dasarnya Salib merupakan tanda astronomi. Salib dengan lengan sama panjang menunjukkan waktu siang dan malam yang sama panjang, dan merupakan tanda equinox."
Sedangkan Derek Patridge menyatakan:
"Yang ditunjukkan oleh salib dengan lingkaran di dalamnya ... adalah sebenarnya matahari yang mengecil atau mati di zodiac, dan bukan orang."
w
Salib Keltik
Salib Keltik Pra Kirsten di tepi Sungai Shannon di Irlandia
ditemukan dengan gambar relief dewa bumi dan roh hutan.
CR_TAU
Salib Tau
Encyclopedia of Funk and Wagnalls menyebutkan bahwa:
"Tanda salib sudah digunakan sebagai lambang sebelum zaman Kristen." Di Italia –di mana terletak Roma yang menjadi salah satu pusat paling dini bagi penyebaran agama Kristen-, terdapat salib sebagai peninggalan dari zaman prasejarah. Di Mesir purba, yang memuja dewa-dewi yang mati menebus dosa dengan darah, salib dijadikan lambang keagamaan yang umumnya berbentuk huruf T, yang oleh para ahli disebut dengan Tau. Ada pula salib Tau yang di atasnya dipasang sebuah "gagang" yang berupa lingkaran. Lingkaran itu melambangkan kekekalan. Salib yang di atasnya bergagang lingkaran itu melambangkan kekelalan hidup atau kehidupan yang abadi. Salib berlingkaran (Crux Ansata/Salib Ankh) biasa dipakai di leher para pendeta Mesir kuno sebagai kalung. Di kalangan berbagai bangsa purba di sekitar wilayah Mediterania, termasuk Funisia yang bertetangga dengan Palestina, lambang salib Mesir itu juga mengandung pengertian hikmah atau kebijaksanaan rahasia."
cross
Crux Immisa (Salib Latin)
Prajurit Aramea juga memakai Salib sebagai
jimat perlindungan dalam pertempuran
Selain Salib Tau terdapat satu lagi jenis salib yang disebut dengan Salib Berlengan Sama Panjang (Crux Immissa Quadrata). Salib ini telah dikenal di seluruh dunia purba. Oleh para ahli dikatakan bahwa di kalangan dunia purba salib ini melambangkan keempat unsur (bumi, udara, air, dan api) yang dipandang sebagai sumber penciptaan segala sesuatu. Unsur-unsur itu dipandang sebagai yang abadi, sehingga segala sesuatu yang tercipta darinya, tidak akan pernah musnah, sekalipun berubah-ubah.
cross-GREEK
Crux Immissa Quadrata
Salib berlengan sama panjang juga digunakan sebagai pemberi tanda (berupa gambar) pada makanan suci maupun wadah-wadah yang berisi air suci keagamaan. Penggunaan salib ini terdapat di kalangan bangsa-bangsa Assyiria, Babilonia, Persia purba, bahkan di benua Amerika sebelum datangnya agama Kristen.
Bentuk lain salib jenis ini adalah Swastika. Ini sebenarnya adalah salib berlengan panjang, yang bagian ujung lengannya tertekuk atau dipatahkan menurut arah yang sama (seperti arah jarum jam). Menurut para ahli, ujung lengan yang tertekuk itu asal mulanya melengkung, yang apabila diteruskan akan membentuk lingkaran yang memanifestasikan lambang matahari.
Encyclopedia of Funk and Wagnalls menyatakan:
"Bentuk atau model ini adalah salah satu lambang paling dini yang terkenal yang telah dibuat oleh manusia, dan salah satu lambang yang paling menyebar di kalangan bangsa-bangsa primitif. Lambang ini terdapat di seluruh benua selain Australia, dan merupakan lambang Dewa Matahari, dari Apollo dan Odin sampai Quetsalcoatle. Lambang ini masih bertahan hidup sebagai lambang keagamaan di India di kalangan para penganut agama Budha dan agama Jain, serta di China dan Jepang, maupun di kalangan suku-suku Indian di Amerika Utara yang masih meneruskan praktik keagamaan dan pengobatan asli (praktek perdukunan)."
Dalam Encyclopedia Britannica, Prof. Shepherd menulis:
"Bentuk-bentuk salib telah digunakan sebagai lambang, religius atau lainnya, jauh sebelum zaman Masehi, di hampir semua bagian dunia ... Dua bentuk salib Pra Kristen telah menjadi mode dalam Kekristenan. Lambang hieroglyph Mesir tentang kehidupan (salib Ankh, salib Tau dengan lingkaran di atasnya) dipungut dan digunakan secara luas pada monumen-monumen Kristen Koptik. Salib Swastika (Crux Gammata), yang terdiri atas empat huruf gamma kapital Yunani, ditandakan pada banyak nisan makam Kristen dini sebagai lambang yang tersamar. Lambang ini tersebar luas sebelum zaman Kristen di Eropa, Asia, dan Amerika dan umumnya dianggap sebagai lambang matahari atau api. Dari situlah makna sumber kehidupan berasal. "
Di beberapa tempat di dunia ini, ujung tekukan pada salib Swastika diberi gambar telapak kaki yang menandakan adanya gerak "berjalan". Di tempat lain, ada pula yang menggambari ujung Swastika dengan gambar burung yang menggambarkan gerak terbangnya matahari di angkasa. Atau gambar ikan, yang mengisyaratkan matahari menyelam di laut di bawah muka bumi setelah tenggelam di malam hari dan sebelum kembali terbit keesokan harinya.
nato_swastika
salib1salib-nato
swastika1swastika2swastika
swastika3
Crux Gammata (swastika)
salib-maltax1
Salib Malta (Maltis / Maltese)
Bagaimanapun, salib merupakan lambang Dewa Matahari. Karena matahari hanya satu bagi seluruh dunia, maka dengan sendirinya di mana-mana di dunia ini, apabila mereka memuja Dewa Matahari maka lambang dan kepercayaannya akan mirip. Demikian halnya antara kepercayaan pagan dengan kepercayaan Kristen. Sejak ribuan tahun sebelumnya hingga zaman penyebaran agama Kristen di wilayah Mediterania, telah terdapat agama-agama yang meyakini dewa-dewi yang menderita, disalib dan mati menebus dosa. Riwayat-riwayat dan waktu penyaliban Yesus yang terdapat dalam doktrin Kristen juga sangat serupa dengan kepercayaan pagan, yakni berkisar antara tanggal 21-25 Maret.
Justinus Martir dapat saja berapologi bahwa iblis yang mendengar ramalan-ramalan para nabi besar sebelumnya, meniru ajaran itu sebelum adanya agama Kristen itu sendiri. Namun demikian Islam akan tetap menolak dengan keras doktrin Kristen apapun seputar peristiwa penyaliban tersebut, sebagaimana dinyatakan dengan tegas dalam Al Qur'an, "mereka tidak membunuhnya dan mereka tidak menyalibnya" (QS. An Nisa 4:157). Maka dari itu, sudah sepatutnyalah bagi setiap muslim untuk tidak mempercayai dogma-dogma Kristen seputar penyaliban Yesus, apalagi sampai mempercayai lambang salib sebagai lambang penebusan dosa manusia. (nelly, Januari 2008)
Sumber: http://hotarticle.hadithuna.com/

Kekristenan Zaman Baru

A. PENDAHULUAN
Pengaruh Gerakan Zaman Baru memang sudah lama dikenal dikalangan Kristen, sekalipun hal itu tidak disadari. Sebagai bagian dari dari ajaran Zaman Baru dan khususnya aliran yang tumbuh dalam sekitar kekristenan seperti Teosofi dan Christian Science yang berkembang di Amerika pada abad yang lalu. Pada masa kini yang mirip dengan Christian Science dipopulerkan dalam bentuk Inner Healing dan praktek-praktek ibadah yang mirip dengan praktek perdukunan. Yang mencampuradukan ajaran Kristen dengan ajaran Zaman Baru (sinkretisme).
B. TOKOH DAN PANDANGAN KEKRISTENAN ZAMAN BARU
1. TEOSOFI
HelenaPetrovnaBlavatskyTeosofi artinya hikmat Ilahi atau pengetahuan tentang Allah, ajaran ini dipelopori oleh Helena Petrovna Blavatsky (1831-1891). Ajaran Teosofi mempunyai akar mistik India, yaitu konsep Brahman-Atman, ajaran ini muncul, setelah Ny. Helena Petrovna Blavatsky berguru selama 7 tahun di Tibet dibawah asuhan para Mahatma sehingga mencetuskan ajaran mistik modern berupa keyakinan bahwa : Alam semesta ini menpunyai napas semesta yang tidak berpribadiyaitu yang disebut “hikmat Ilahi” (theosophia); tugas manusia adalah untuk memperoleh hikmat ilahi ini dan menguasainya sehingga dapat hidup denan sempura di dunia ini”.
AnnieBesant-portraitPeranan para Mahatma sangat penting dalam pemikiran teosofi modern, dan mereka dianggap makluk yang tinggi dan bijaksana yang telah mengalami segala inkarnasi, dan kini sewaktu-waktu turun ke bumi untuk mewujudkan kearifan Tuhan kepada beberapa orang. Para mahatma inilah yang telah membabtiskan Ny. Helena Petrovna Blavatsky dan mengajarkan tentang keajaiban-keajaiban karma dan rahasia reinkarnasi.
Annie Besant merupakan salah seorang penganut teosofi melanjutkan ajaran yang telah diajarkan oleh Helena Petrovna Blavatsky, dibawah Annie Besant lah teosofi dipropagandakan meluas melalui banyak sekali tulisannya yang disebarluasan melalui perkumpulan teosofi yang dipimpinnya.
Helena Petrovna Blavatsky dianggap sebagai pelopor ajaran teosofi dan Annie Besant merupakan juru bicara dan merupakan ahli dogmatika yang meletakan dasar uraian-uraian apologetis dalam membela ajaran mistik yang esoteris ini.
  1. Teosofi merupakan ajaran isoteris/mistik yang mencoba menguasai pengetahuan akan hikmat semesta itu melalui usaha-usaha spiritisme, astrologi maupun pemikiran mistik.
  2. Dipercayai bahwa hikmat ilahi itu bisa diperoleh melalui intuisi, ilham maupun pencerahan.
  3. Mempercayai ajaran tentang atman, karma, dan reinkarnasi roh. Dan para mahatma merupakan orang yag telah mencapai kesempurnaan hikmat itu, dan Yesus dipercaya sebagai titisan seorang mahatma dan roh titisan itu akhirnya menitis dalam diri Krishnamurti di abad modern ini.
2. CHRISTIAN SCIENCE
christian_science_symbolChristian Science artinya Ilmu Pengetahuan Kristen, ajaran ini dipelopori oleh seorang tokoh wanita Mary Baker Eddy (1821-1910), ajaran ini cukup menarik karena memakai nama yang sudah populer yaitu Christian dan Science, karena itu memberi kesan modernisasi atau Pengilmiahan Kekristenan.  Pada dasarnya diajarkan bahwa realitas satu-satunya adalah Allah dan roh. Sekalipun ada sebutan tentang Allah, namun bukanlah Allah dalam Alkitab, allah monisme yaitu hanya merupakan realitas roh semesta. Materi tidak merupakan realitas atau hanya merupakan realitas semu saja. (iblis, dosa, penyakit, dan maut tidak ada dan hanya merupakan buah pikiran saja).
Yesus dianggap sebagai ilmuwan pertama karena Yesus dianggap menganggap penyakit dosa, dan maut hanya semu saja. Penyembuhan dosa penyakit maupun maut dilakukan dengan mind cure yaitu penyembuhan dengan pikiran atau dengan kekuatan jiwa, mental cure yaitu menghilangkan pikiran-pikiran tentang dosa, maut, dan penyakit itu! Yang dimaksudkan dengan kelepasan yaitu lepas dari anggapan bahwa kita sakit atau berdosa. Itu berarti bahwa seorang yang telah mencapai kelepasan bila ia telah menyatukan rohnya dengan semesta/ilahi itu.
Ajaran ini memang sangat menarik yang menganggap bahwa manusia mempunyai hakekat roh ilahi dan manusia pada dasarnya baik, dosa, penyakit, dan maut dapat diatasi memlaui kekuatan batin yang ada di dalam diri manusia itu sendiri.
visualise
Visualisation_of_quark_structure_of_proton-SPL
inner-healing-Rene1photo
3. INNER HEALING DAN VISUALISASI
CarlJungDikalangan Kekristenan tertentu dewasa ini dipopulerkan dengan ajaran Inner Healing (penyemuhan batin) yang merupakan perpaduan Kekristenan Alkitab dengan beberapa pengajaran Zaman Baru. Dalam Inner Healing ada asumsi bahwa penebusan Yesus masih belum melepaskan kita secara total sebab masih mewarisi sisa-sisa dosa atau luka batin dan pikiran khususnya yang masih merupakan trauma masa kecil atau gangguan roh, dan ini hanya dapat dilepaskan melalui pelayanan pelepasan baik berupa penyembuhan batin (inner healing) dan penyembuhan ingatan (the healing of the memory).
sigmund-freudDalam ajaran ini pengaruh pandangan Carl Jung dan Freud yang memandang bahwa hidup manusia itu ditentukan oleh mekanisme interaksi badan, jiwa, pengalaman sejak masa kecil. Maka dalam inner healing hal itu dikaitkan dengan campur tangan roh jahat, karena itu seseorang harus menerima pelayanan pelepasan. Disini kita melihat adanya jejak-jejak Reinkarnasi Hinduisme yang bercampur baur dengan psikoterapi/psikoanalisis dan juga Kekristenan.
Agnes Sanford da John Sanford adalah orang yang pertama kali memasukan ajaran Inner Healing dan visualisasi dalam gereja kristen, Sanford adalah penanut Carl Jung khususnya menyangkut Active Imagination (mebayangkan secara aktif) yang telah dipopulerkan oleh Carl Jung.
Agnes-SanfordKesamaan ajaran Inner Healing dengan Christian Science adalah sama-sama menganggap bahwa penyakit adalah hasil pikiran yang bisa dihilangkan dengan kekuatan pikiran (mind cure),  adalah bahwa dalam ajaran kesembuhan ilahi dan inner healing, penyakit itu sering hanya diangap sebagai realitas roh saja yang bisa dilepaskan melalui pelepasan (deliverence), penyembuhan batin (inner healing), atau penyembuhan ingatan (memory healing), maupun dengan cara visualisasi. Luka-luka batin karena trauma masa kecil dapat dilepaska melalui pelepasan penyembuhan ingatan ( healing of the memories).
john-a-sanfordPara penginjil inner healing berpandangan bahwa dosa-dosa dan lua-luka batin dapat terhapus dengan sempurna dengan teknik inner healing.
Pandangan sangat merendahkan arti penebusan Ktistus diatas kayu salib dan menambahkan dengan cara-cara manusia yang dianggap sama penting dengan salib itu.
Mereka menganggap juga bahwa luka batin dapat disembuhkan oleh pembacaan Alkitab, karunia lidah bahkan roti perjamuan yang kita makan berubah menjadi daging Yesus ketika masuk kemulut dan akan menyembuhkab luka batin kita.
Kita perlu menyadari bahwa pada peristiwa perjamuan malam, ketika Yesus mengatakan, “inilah tubuhKU” itu hanya diperuntuhkan sebagai lambang. Lukas mengemukakan bahwa Perjamuan malam itu ditujukan untuk peringatan : “inilah tubuhKU yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan AKU” Lukas 22:19. tidaklah tepat kalau roti dan anggur dianggap mempunyai kekuatan magis untuk membersihkan batin kita! Alkitab tidak pernah menyebutkan bahwa pada saat yang sama daging/tubuh Yesus ada dimana-mana, kecuali dalam arti kiasan.
BeyondSeductionPraktek Visualisasi menjadi bagian dalam praketk inner healing. Pada prinsipnya ajaran Visualisasi adalah seperti yang diutarakan oleh David Hunt dalam bukunya “Beyond Seduction” dalam hubugan dengan praktek Visualisasi yan diajarkan dalam inner healing bahwa : “adanya anggapan bahwa melihat adalah “iman” gambaran yang dibayangkan adalah kunci untuk mencapai apa yang diperoleh yang menghasilkan iman dan kesembuhan; imajinasi; sering disamakan dengan ”penyataan” dan “visualisasi” dengan “wahyu”.
Teknik visualisasi yang dipopulerkan oleh Norman Vincent Peale, Robert Schuller, dan Jonggi Cho. Bagi Jonggi Cho mengajarkan bahwa doa dengan membayangkan (visualisasi/imajinasi) dapat menghasilkan mijizat berupa kenyataan seperti untuk tujuan mencari jodoh, meminta sepeda maupun meminta segala sesuatu. Jonggi Cho menulis dalam bukunya mengatakan : “kita harus melihat objek doa kita dengan jelas secara visual sehingga kita dapat merasakannya dengan emosi kita. Bila kita tidak melakukan “hukum iman” ini kita mustahil aka menerima jawaban akan apa yang kita minta”. Jadi doa iman bagi Cho khasiatnya terletak pada diri manusia yang berdoa itu. Disini Cho mengemukakan bahwa hukum iman adalah membayangkan secara visual. Jadi sangat bertolak belakang dengan apa yang diajarkan oleh Alkitab (Ibrani 11:1).

Kejahatan Kristenisasi

kristenisasi
Oleh: Lembaga Penelitian Dan Pengkajian Islam (LPPI) Jakarta

Ketika Orde Baru berjaya, banyak para pejabat yang tidak percaya adanya Kristenisasi besar-besaran yang telah terjadi di Indonesia. Tetapi setelah dikeluarkan buku “Fakta dan Data tentang Kristenisasi di Indonesia” oleh Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, semua pihak terperangah dan yakin bahwa pihak Misionaris Zending telah bekerja keras siang-malam untuk mengkristenkan umat Islam secara khusus.
Pada Orde Reformasi mereka semakin berani melakukan Kristenisasi secara terbuka bahkan keji. Mereka menggunakan Al-Qur`an dan Hadits dengan diputarbalikkan untuk membenarkan ajaran sesat mereka, dan untuk mengelabui umat Islam. Gerakan Kristenisasi bergerilya dengan kedok dakwah ukhuwwah dan shirathal mustaqim secara gencar dan tersembunyi, gerakan itu dikoordinasi oleh Yayasan NEHEMIA yang dipelopori Dr. Suadi Ben Abraham, Kholil Dinata dan Drs. Poernama Winangun alias H. Amos.
Mereka telah mengeluarkan beberapa buku di antaranya:
  1. Upacara Ibadah Haji
  2. Ayat-ayat yang menyelamatkan
  3. Isa Alaihis salam dalam pandangan Islam
  4. Riwayat singkat pusaka peninggalan Nabi Muhammad saw
  5. Membina kerukunan umat beragama
  6. Rahasia jalan ke surga
  7. Siapakah yang bernama Allah itu?
Isi buku-buku dan brosur tersebut di atas diantaranya:
  1. Upacara Ibadah Haji adalah penyembahan berhala tertutup
  2. Islam agama khusus untuk orang Arab, Al-Qur`an kitab suci orang Arab dan Nabi Muhammad saw adalah nabi untuk orang Arab yang mengajarkan penyembahan berhala dan tidak akan selamat di akhirat
  3. Tuhan orang Islam adalah batu hitam (hajar aswad)
  4. Waktu shalat sangat kacau dan Al-Qur`an tidak relevan
  5. Nabi Muhammad saw memperkosa gadis dibawah umur
  6. Al-Qur`an untuk Iblis, Injil petunjuk bagi umat Islam yang taqwa
  7. Bapaknya Yesus adalah Allah subhanahu wa ta`ala
  8. Semua umat masuk Neraka kecuali umat Kristen
  9. Nabi Muhammad saw wafat mewariskan kitab Injil
  10. Khadijah, istri Nabi Muhammad saw beragama Kristen.
Sanggahan terhadap tuduhan-tuduhan keji tersebut:
1.       Ibadah Haji dituduh sebagai penyembahan berhala tertutup, itu tuduhan keji. Tidak bolehnya orang non muslim ke Mekkah bukan untuk menutupi upacara ibadah haji. Dan ibadah haji itu tidak ada penyembahan berhala seperti dituduhkan H. Amos orang Kristen. Namun itu perintah langsung dari Allah Subhanahu wa Ta'ala yang artinya: Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya orang musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidil Haram sesudah tahun ini.(Q.S. At-Taubah 9:28). Tuduhan itu juga bertentangan dengan kenyataan, karena upacara ibadah haji ditayangkan pula ke berbagai negara di dunia lewat televisi. Terbukti tak ada penyembahan berhala dalam upacara ibadah haji dan tidak tertutup.
2.      Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dituduh hanya rasul untuk bangsa Arab, dan tidak akan selamat di akhirat. Tuduhan itu sangat jahat, karena Allah Subhanahu wa Ta'ala  telah menegaskan dalam Al-Qur`an yang artinya: Dan Kami tiada mengutusmu (Muhammad) melainkan menjadi rahmat bagi semesta alam. (Q.S. Al-Anbiya 21:107). Dan tiadalah Kami mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk seluruh manusia sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. (Q.S.Saba`34:28). Al-Qur`an adalah suatu peringatan untuk semesta alam. (Q.S. At-Takwir 81:27 dan Al-Qalam 68:52). Dan Kami turunkan Al-Qur`an kepadamu (Muhammad) supaya engkau jelaskan umat manusia, apa-apa yang diturunkan kepada mereka, supaya mereka berpikir. (Q.S. An-Nahl 16:44). Muhammad bukanlah bapak salah seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah utusan Allah dan penutup nabi-nabi, dan adalah Allah Maha mengetahui segala sesuatu. (Q.S. Al-Ahzab 33:40).
3·      Tuduhan tentang Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam  tidak selamat di akhirat, maka harus dibacakan shalawat, itu tuduhan keji pula. Bisa diperbandingkan dengan keadaan bahwa bayi yang meninggal dunia pasti selamat akan masuk surga. Namun bayi yang meninggal itu tetap dishalati dan didoakan. Orang yang menshalati, mendoakan dan menguburkan mayit bayi ini akan mendapat pahala.
Terhadap bayi yang belum berjasa saja harus didoakan, apalagi terhadap seorang Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, yang telah sangat berjasa bagi umat manusia. Ini sudah pas dari segi ajaran agama maupun akal yang mau menerimanya.
4.      Tuduhan bahwa Islam mengajarkan penyembahan berhala batu hitam bernama Hajar Aswad, itu tuduhan yang amat keji dan licik. H. Amos memutarbalikkan fakta, Hajar Aswad dianggap sebagai berhala yang disisakan setelah 359 berhala dihancurkan, dengan mengutip hadits Bukhari tanpa disertai teksnya. Ternyata H. Amos sebagai orang Kristen bohong, karena Hajar Aswad bukan termasuk berhala. Teksnya Hadits Bukhari nomor 832, terjemahnya:
Dari Ibnu `Abbas ra katanya: Ketika Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam mula-mula tiba di Makkah, beliau enggan hendak masuk Ka`bah karena di dalamnya banyak patung. Beliau memerintahkan supaya mengeluarkan patung-patung itu, maka dikeluarkan mereka semuanya termasuk patung Nabi Ibrahim dan Isma`il yang sedang memegang Azlam (alat untuk mengundi). Melihat itu Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam  bersabda: Terkutuklah orang yang membuat patung itu!, Demi Allah sesungguhnya mereka tahu bahwa keduanya tidak pernah melakukan undian dengan Azlam, sekali-kali tidak. Kemudian beliau masuk ke dalam Ka`bah, lalu takbir di setiap pojok dan beliau Shallallahu 'Alaihi wa Sallam shalat di dalamnya. (Shahih Bukhari No. 832).
5.      Tuduhan tentang waktu shalat sangat kacau, itu tuduhan yang sangat mengada-ada. Penuduh membentrokkan ayat-ayat dengan hadits Bukhari tanpa mau memahami Q.S. Al-Isra 17:78 dan Q.S. Hud 11:114, dibentrokkan dengan hadits Bukhari nomor 211, lalu dikomentari bahwa yang dipakai hadits, bukan Al-Qur`an. Maka dituduh kacau. Padahal kalau mau memahami, ayat-ayat maupun hadits tersebut semuanya bermakna bahwa shalat wajib adalah 5 waktu sehari semalam, yaitu Shubuh, Dhuhur, Ashar, Maghrib, dan `Isya.
6.      Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dituduh memperkosa gadis dibawah umur, itu tuduhan yang sangat menghina. Tuduhan itu hanya menunjukkan kebencian yang amat sangat, dan tidak bisa mengemukakan bukti-bukti larangan tentang menikahi gadis dalam batasan umur. Padahal umur 9 tahun seperti `Aisyah yang mulai diajak berumah tangga oleh Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam setelah dinikahi pada umur 6 tahun, itu tidak ada larangan. Sedangkan gadis-gadis Arab-pun dalam usia 9 tahu sudah mungkin sekali haid, berarti dewasa. Jadi tuduhan itu hanyalah kebencian yang membabi buta. (lihat: Apakah Siti 'Aisyah Menikah Dengan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam Pada Usia 9 Tahun?)
Tuduhan-tuduhan lain yang mereka lontarkan terhadap Islam sifatnya sama; hanyalah kebencian dan kebohongan belaka. Orang-orang yang mau berpikir pasti paham bahwa tuduhan-tuduhan mereka itu menunjukkan betapa rendahnya moral mereka.
Orang-orang Kristen telah lama melancarkan program Kristenisasi dengan berbagai cara. Apa upaya kita dalam menghadapi kejahatan Kristenisasi?
[Dikutip dari brosur “Kristenisasi dan Kejahatan-Kejahatannya” terbitan Lembaga Penelitian Dan Pengkajian Islam (LPPI) Jakarta]

Rabu, 12 Juni 2013

Akar Kebencian Kristen Terhadap Islam

perang-salib-1
Oleh: Hj Irena Handono,
Pakar Kristologi, Pendiri Irena Center
Count Henri Decastri, seorang pengarang Perancis menulis dalam bukunya yang berjudul 'ISLAM' tahun 1896: "Saya tidak bisa membayangkan apa yang akan dikatakan oleh kaum Muslimin jika mereka mendengar cerita-cerita di abad pertengahan dan mengerti apa yang biasa dikatakan oleh ahli pidato Kristen dalam hymne-hymne mereka. Semua hymne kami bahkan hymne yang muncul sebelum abad ke 12 berasal dari konsep yang merupakan akibat dari Perang Salib. Hymne-hymne itu dipenuhi oleh kebencian kepada kaum Muslimin dikarenakan ketidakpedulian mereka terhadap agamanya. Akibat dari hymne dan nyanyian itu, kebencian terhadap agama itu tertancap di benak mereka, dan kekeliruan ide menjadi berakar, yang beberapa di antaranya masih terbawa hingga saat ini. Tiap orang menganggap Muslim sebagai orang musyrik, tidak beriman, pemuja berhala dan murtad. Lalu dari mana dasar bahwa Kristen bisa menjalin hubungan baik dengan Islam?"
irena-handono2
Irena Handono
Kebencian Kristen kepada Islam bukanlah hal yang mengada-ada. Walau sudah demikian jelas faktanya, para pengikut ajaran Kristen malah sering balik menuduh bahwa pengungkapan fakta itu dianggap provokatif.
Tidak tanggung-tanggung, seorang Paus pun tak segan menebarkan kebencian kepada Islam. Pada 12 september 2006, sehari setelah peringatan serangan 11 September, alih-alih mengambil simpati umat Islam, Paus Benediktus XVI—pemimpin tertinggi umat Katholik di dunia—dalam pidato ilmiahnya di Universitas Regensburg di Jerman, kembali mengulangi penghinaan terhadap Islam untuk ke sekian kalinya.
Paus berpidato dengan tema "Korelasi Antara Iman dan Logika dan Pentingnya Dialog Antar Peradaban dan Agama". Namun isinya melenceng. Paus Benedict XVI mengutip pernyataan Kaisar Byzantium abad ke-14 Kaisar Manuel II Palaeologus yang merupakan hinaan dan kecaman terhadap Islam dan Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Ini berarti Paus Benediktus XVI setuju dengan penghinaan terhadap Islam seperti yang ia kutip dari dialog tersebut. Bahkan menurut Paus, pemahaman perang suci atau jihad bertentangan dengan tabiat Tuhan.
paus-benedictus
Paus Benedictus
Pidato itu jelas menimbulkan kecaman luas kaum Muslim. Beberapa hari kemudian Paus Benediktus XVI menyatakan umat Islam salah memahami konteks ucapannya. Seolah-olah umat Islam dianggapnya bodoh dan tidak paham konteks sebuah pembicaraan.
Sebuah Alquran palsu dengan nama "The True Furqan", dicetak di Amerika oleh dua perusahaan percetakan; 'Omega 2001' dan 'Wine Press'. Judul lain buku ini 'The 21st Century Quran', yang berisi lebih dari 366 halaman baik bahasa Arab dan Inggris.
Buku ini ditujukan sebagai pemalsuan Kitab Suci Alquran. Berbagai surah dinamai dengan surat-surat Alquran seperti An Nur, Al Fatihah, dll. "Bismillah" pada setiap surat diganti dengan "Bismil Abi, Wal Ibni, Waruuhil Quds" (dengan nama bapak, anak dan roh qudus).
Tahun 1999, The True Furqan sudah pernah menyerbu masyarakat. Edisi yang diterbitkan Wine Press Publishing dengan mudah bisa dibeli di toko-toko buku di Amerika. Bahkan di dunia maya (internet) The True Furqan ini bisa diakses dengan sangat mudah. Ini menunjukkan adanya keseriusan dalam kampanye pemalsuan Alquran.
Dan mereka sendiri mengakui bahwa, "Tujuan The True Furqan adalah sebagai alat penyebaran agama Kristen," kata Al Mahdy kepada Baptist News. Menurut Al Mahdy, sejauh ini kaum evangelis (pengabar Injil) belum berhasil menemukan terobosan penting untuk bisa menaklukkan dunia Islam.
Tak hanya dari kalangan rohaniawan bahkan tokoh politik barat pun membenci Islam. Masih sangat segar di ingatan kita, bahwa George W. Bush dengan lantang mengajak dunia untuk memerangi siapapun yang berusaha menegakkan syariah Islam.
karen-amstrong
Karen Amstrong
Hingga Karen Armstrong, mantan biarawati yang banyak menulis buku tentang Islam, Yahudi, dan Kristen menulis dalam bukunya, "Orang-orang Eropa mudah menyerang Islam, walaupun mereka hanya tahu sedikit tentang Islam."
Maha benar Allah dengan segala firman-Nya yang menyatakan bahwa orang Kristen dan Yahudi tidak akan berhenti hingga Muslim mengikuti millah mereka (QS al-Baqarah 2:120). Demikianlah fakta dendam kesumat dan rasa benci orang Kristen dan Yahudi kepada Islam. Dan peringatan Allah tentang hal ini dalam Alquran sudah demikian jelasnya.
Di surah yang lain Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: "...Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyi-kan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. ..." (Qs. Ali Imran 3:118).
Apa yang membuat mereka hingga seperti itu?
Seperti yang telah dibahas di edisi yang lalu, kami telah menjelaskan bagaimana komentar kebencian mereka terhadap Islam. Bahkan hingga Count Henri Decastri, seorang pengarang Perancis menyatakan, "Saya tidak bisa membayangkan apa yang akan dikatakan oleh kaum Muslimin jika mereka mendengar cerita-cerita di abad pertengahan dan mengerti apa yang biasa dikatakan oleh ahli pidato Kristen dalam hymne-hymne mereka."Itu hanya sedikit contoh dari bagaimana mereka membenci Islam. Di dalam buku "Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam Bukan Pedofili" yang saya tulis, saya mengutip beberapa bukti kebencian mereka terhadap Islam dengan menghujat, mencaci Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam.
Sebenarnya akar permusuhan Kristen terhadap Islam bukan disebabkan oleh kesalahpahaman umat Islam terhadap agama itu, atau oleh karena luka lama Perang Salib. Ketidaksukaan orang Kristen terhadap Islam lebih fundamental dari itu, yakni karena penolakan Alquran secara tegas tentang penyaliban Nabi Isa dan konsep Trinitas. Penolakan ini berarti juga pengingkaran/pengabaian terhadap keyakinan yang selama ini dipegang erat oleh kaum Kristen. Jadi akarnya terdapat di dalam Alquran.
Para ulama terdahulu menulis karya-karya yang mengkritik keyakinan Kristen tersebut. Al-Ghazzali misalnya menulis Al Radd al-Jamil li Ilahiyati Isa bi Syarh al-Injil, Ibnu Taymiyyah juga menulis Al-Jawab al-Shahih Liman Baddala Din al-Masih. Tulisan mereka bukan propaganda tapi penjelasan kembali tentang apa yang disampaikan oleh Alquran. Tidak banyak orang Kristen yang mengerti bahwa di antara rukun iman dalam Islam adalah meyakini kenabian Isa as dan kitab yang dibawanya, dan bahwa Nabi Isa as itu bukan Tuhan atau anak Tuhan. Jika kitab Injil yang asli dapat dibaca pada hari ini tentu tidak ada pertentangan dengan Alquran.
kaisar-leo-III
Kaisar Leo-III
Kaum orientaslis tidak mungkin bisa menoleransi dengan menerima kebenaran Alquran. Karena di dalam Alquran banyak sekali kecaman-kecaman terhadap doktrin-doktrin/pokok-pokok keyakinan agama Kristen. Contoh, surah Al-Maaidah ayat 17, Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera Maryam." ...
Lihat surah Al-Maaidah: 72, 73; Al-Maaidah: 73; An-Nisaa': 157, dan berbagai ayat lainnya.
Kandungan Alquran yang mengecam ajaran Yahudi dan Kristen seperti itu telah dan akan menuai reaksi balik dari orang-orang Yahudi dan Kristen sepanjang masa. Kaisar Bizantium, Leo III yang hidup pada tahun 717-714 M, artinya 85 tahun sepeninggal Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, menuduh Al-Hajjaj Ibn Yusuf Al-Tsaqafiy, seorang Gubernur di zaman kekhalifahan Abdul Malik ibn Marwan (684-704M) telah mengubah Alquran.
Peter, pendeta di Maimuma, pada tahun 743, menyebut Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam sebagai nabi palsu. Yahya Al-Dimasyqiy atau dikenal juga sebagai John of Damascus pada tahun 740 M, menulis dalam bahasa Yunani kuno kepada kalangan Kristen ortodoks bahwa Islam mengajarkan anti-kristus. John of Damascus berpendapat bahwa Muhammad adalah seorang penipu kepada orang Arab yang bodoh.
Ia juga mengatakan Nabi Muhammad menikahi Khadijah ra karena ingin mendapatkan kekayaan dan kesenangan. Ia bahkan menuduh dengan sangat keji bahwa Rasulullah menderita epilepsi terbukti dengan peristiwa menerima wahyu dari Jibril, dan hobi berperang karena nafsu seksnya tidak tersalurkan (Daniel J.Sahas, John of Damascus on Islam: "The Heresy of the Ishmaelites", Leiden: E.J. Brill, 1972, hlm.67-95).
Fitnah-fitnah dan sikap permusuhan sengit terhadap Islam tersebut terus berlanjut dan rupanya itu menjadi rujukan tulisan-tulisan modern para orientalis seperti yang terkenal saat ini, Robert Morey dengan bukunya The Islamic Invation yang menyebar di negeri ini dan membuat keresahan Muslim di Indonesia pada tahun 2003.
snouck-hurgronje
Snouck Hurgronje
Image buruk terus dilanjutkan, hingga Snouck Hurgronje (1857-1936) pernah mengatakan: "Pada zaman skeptik kita ini, sangat sedikit sekali yang lepas dari kritik, dan suatu hari nanti kita mungkin akan mengharapkan untuk mendengar bahwa Muhammad tidak pernah ada". Snouck Hurgronje datang ke Aceh dengan mengaku sebagai mualaf yang bernama Abdul Ghafar.
Pemikiran Snouck dituangkan dalam sebuah artikel pada tahun 1930 yang ditulis oleh Klimovich dengan judul, "Did Muhammad ever exist?". Dalam artikel tersebut Klimovich menggiring pada suatu penyimpulan bahwa semua sumber informasi tentang kehidupan Muhammad adalah buatan belaka.
Jelas sekali bahwa orientalis klasik maupun kontemporer mempunyai kebencian yang sama terhadap Islam. Hanya mungkin berbeda dari cara dan strateginya saja. Namun pada intinya mereka menolak kenabian Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dan kebenaran Alquran.
Sungguh Maha Benar Allah yang telah memperingatkan kita dengan sangat jelas dalam Alquran, surah Al-Baqarah ayat 120,"Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka."
Demonic Antichrist 666 Benedict XVI EXPOSED
  

Minggu, 12 Mei 2013

Zaitun, Buah Halal yang Diberkahi



PADA tanggal 21 April 1997 M, untuk pertama kalinya dalam sejarah, ada enam belas pakar kedokteran paling tersohor di dunia berkumpul di Roma, , untuk menerbitkan beberapa pengarahan dan keputusan bersama tentang tema “Minyak Zaitun dan Nutrisi Laut Putih Tengah”.
Tanaman zaitun memang termasuk jenis tanaman yang unik. Ia bisa tumbuh di berbagai daerah dan cuaca. Tak peduli di terik panas matahari, atau hawa sedingin es, ia tetap tumbuh dan bertahan. Namun, menariknya, kini justru banyak merebak di Timur Tengah, melalui Iran, Suriah, Palestina, dan sekitarnya.
Zaitun mulai berbuah saat berumur lima tahun. Namun hebatnya, ia bisa hidup mencapai ribuan tahun, sehingga yang tadinya perdu telah menjadi pohon besar. Pohon zaitun yang berumur ribuan tahun di antaranya pernah ditemukan di Palestina yang bertahan hidup hingga 2000 tahun.
Umumnya di daerah Timur Tengah, buah zaitun yang masih muda, warnanya hijau kekuningan biasanya dimakan begitu saja atau untuk lalapan. Sementara zaitun yang matang warnanya hitam biasanya diperas untuk diambil minyaknya, karena setiap buah zaitun mengandung 80% air, 15% minyak,dan 5% protein, karbohidrat dan serat.
Untuk menghasilkan buah dan berproduksi secara penuh pohon zaitun harus sudah berumur antara 15th-20th.
Banyak manfaat dari pohon zaitun ini. Selain buahnya yang enak, kayu dari pohon zaitun juga sangat bagus, keras dan indah. Selain untuk dimakan buah zaitun juga digunakan sebagai penyedap makanan. Apabila diperas buahnya, kita dapat memperoleh minyaknya. Minyak ini dapat digunakan sebagai bumbu salad dan belakangan banyak digunakan untuk bahan kosmetik yang dapat menjaga kelembaban dan kekencangan kulit sehingga diyakini dapat menjadikan kulit awet muda.

Tanda-tanda Kekuasaan Allah

Nabi kita Muhammad Shallahu ‘alaihi Wassallam, telah berpesan agar kita mengkonsumsi dan memakai zaitun sebagai minyak.
Dalam tafsir Al-Qurtubi disebutkan bahwa Ibnu Abbas berkata, “pohon Zaitun mengandung berbagai manfaat. Minyaknya digunakan sebagai bahan bahar lampu dan juga untuk lauk dan lulur. Kayu dan arangnya digunakan sebagai kayu bakar. Tidak ada satu bagian pun dari pohon ini yang tidak berguna, bahkan abunya bisa dimanfaatkan untuk mencuci sutera. Ia merupakan pohon pertama yang tumbuh di bumi dan sekaligus pohon pertama yang tumbuh setelah banjir besar di zaman nabi Nuh. Ia tumbuh di tanah para Nabi dan tanah suci. Tujuh puluh nabi telah mendoakannya agar diberkati, antara lain Nabi Ibrahim AS dan Nabi Muhammad tatkala memanjatkan doa: “Allahumma barik fiz-zayt waz-zaytun.” (Ya Allah, berkatilah zait dan zaitun). Beliau mengucapkannya dua kali.
Dalam sebuah ayat Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَشَجَرَةً تَخْرُجُ مِن طُورِ سَيْنَاء تَنبُتُ بِالدُّهْنِ وَصِبْغٍ لِّلْآكِلِينَ ﴿٢٠

“Dan pohon yang keluar dari Tursina (pohon zaitun), yang menghasilkan minyakdan menjadi kuat bagi orang-orang yang memakannya.”  (Al-Mukminun [23]:20).

وَهُوَ الَّذِيَ أَنزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجْنَا بِهِ نَبَاتَ كُلِّ شَيْءٍ فَأَخْرَجْنَا مِنْهُ خَضِراً نُّخْرِجُ مِنْهُ حَبّاً مُّتَرَاكِباً وَمِنَ النَّخْلِ مِن طَلْعِهَا قِنْوَانٌ دَانِيَةٌ وَجَنَّاتٍ مِّنْ أَعْنَابٍ وَالزَّيْتُونَ وَالرُّمَّانَ مُشْتَبِهاً وَغَيْرَ مُتَشَابِهٍ انظُرُواْ إِلِى ثَمَرِهِ إِذَا أَثْمَرَ وَيَنْعِهِ إِنَّ فِي ذَلِكُمْ لآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ ﴿٩٩﴾

“Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau, Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang kurma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah, dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.”  (QS: Al-An’am: 99)
Allah bahkan pernah bersumpah dan menyebut zaitun dalam al-Qur`an

وَالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ ﴿١

“Demi pohon Tien dan Zaitun.”  (At-Tin [95]: 1-2).
Ayat-ayat tersebut menunjukkan bahwa pohon ini memiliki banyak keutamaan. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ”Hendaklah kalian menggunakan minyak zaitun sebagai lauk dan buatlah ia sebagai minyak oles, karena ia (minyak zaitun) berasal dari pohon yang diberkahi.”  (Riwayat Abu Daud)
Para ulama juga banyak menyebutkan tentang keutamaan minyak zaitun dan manfaatnya yang sangat besar ditinjau dari sisi gizi dan pengobatan, di antaranya Imam Ibnul Qoyyim Al jauziyah dalam kitabnya At-Thibb An- Nabawiyah.
Demikian pula dengan kedokteran modern sudah mengakui keunggulan minyak zaitun untuk pengobatan. Dalam banyak temuan, bahwa mengonsumsi minyak zaitun bisa memberikan andil melindungi tubuh dari serangan penyakit jantung koroner, kenaikan kolesterol darah, kenaikan tekanan darah, serta sakit diabetes dan obesitas. Di samping itu minyak zaitun juga berkhasiat mencegah terjadinya beberapa jenis kanker.
Sebelumnya, temuan Asosiasi Zaitun India (IOA) tahun 2010, minyak zaitun membantu mencegah penyakit kanker dan meningkatkan harapan hidup.
“India paling banyak memiliki pasien sakit jantung. Sudah saatnya beralih kepada minyak yang lebih sehat, seperti minyak zaitun,” ujar Presiden IOA VN Dalmia.
Menurut IOA, konsumsi minyak zaitun India akan naik hingga 125% tahun ini. Pada tahun 2009 India telah mengimpor sebanyak 2.600 ton minyak zaitun dan dari bulan Januari hingga Juni tahun ini saja, India telah mengimpor 2.950 ton.
“Bahkan konsumsi kudapan zaitun, sebagai makanan ringan favorit dan topping pizza yang populer, meningkat tajam. Diperkirakan pertumbuhan rata-ratanya 174%.”
“Minyak zaitun dianggap sebagai minyak yang paling sehat di dunia… mengandung paling banyak antioksidan di antara semua minyak, yang dapat membantu mencegah kanker, khususnya kanker payudara dan meningkatkan harapan hidup,” tambah Dalmia.
Dengan hasil penelitian dan penyebut zaitun dan minyak zaitun di beberapa tempat dalam al-Qur`an, serta Allah mengangkat sumpah dengan itu, menegaskan selain pohon ini memiliki nilai gizi tinggi yang telah dibuktikan oleh penelitian medis dan ilmiah pada abad ke-20. Dan yang penting dari itu, penyebutan manfaat pohon itu sebagai bukti ada keistimewaan, sebagai mana banyak disebut al-Qur`an.
Dalam al-Quran Surat an-Nur (cahaya), Allah Subhanahu Wata’ala menyebut Zaitun sebagai pohon yang memiliki banyak berkah.

اللَّهُ نُورُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ مَثَلُ نُورِهِ كَمِشْكَاةٍ فِيهَا مِصْبَاحٌ الْمِصْبَاحُ فِي زُجَاجَةٍ الزُّجَاجَةُ كَأَنَّهَا كَوْكَبٌ دُرِّيٌّ يُوقَدُ مِن شَجَرَةٍ مُّبَارَكَةٍ زَيْتُونِةٍ لَّا شَرْقِيَّةٍ وَلَا غَرْبِيَّةٍ يَكَادُ زَيْتُهَا يُضِيءُ وَلَوْ لَمْ تَمْسَسْهُ نَارٌ نُّورٌ عَلَى نُورٍ يَهْدِي اللَّهُ لِنُورِهِ مَن يَشَاءُ وَيَضْرِبُ اللَّهُ الْأَمْثَالَ لِلنَّاسِ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ ﴿٣٥

“Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat (nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”
 [Sumber]