Mereka berencana mengurangi jumlah
penduduk dunia yang kini berjumlah 7 miliar, menjadi hanya 500 juta saja
dengan agenda bernama “World Depopulation!”
Depopulasi, apa itu depopulasi?
Depopulasi adalah: kondisi harus menurunkan jumlah penduduk (atau tidak
ada penghuni sama sekali) arti dalam bahasa Inggris adalah: the condition of having reduced numbers of inhabitants (or no inhabitants at all).
Jadi menurut konspirasi ini, berarti: Pengurangan jumlah penduduk
dunia. Teori konspirasi yang satu ini adalah yang paling menghebohkan,
namun juga yang paling tak mudah untuk dipercaya. Ya, karena akal
pikiran kita tetap berfikir, bahwa semua ini takkan pernah terjadi.
Pengontrolan kembali jumlah populasi
dunia (World Depopulation) dengan cara mengurangi jumlah penduduk oleh
kelompok “elite” dunia “the Bilderberg” ini memang sudah, sedang dan
telah berjalan. Apakah anda tidak merasakannya? Jika tidak, memang
itulah yang mereka harapkan. Mereka berencana mengurangi jumlah penduduk
dunia yang kini berjumlah 7 miliar menjadi hanya 500 juta saja! Semua
itu bukan hanya ilusi, namun beberapa fakta memang sudah terbukti dan
tetap terus berjalan.
Hal ini sudah dikatakan oleh banyak saksi
mata dari beberapa peneliti, para ahli dan oleh para pakar teori
konspirasi, salah satunya adalah Jesse Ventura. Jesse Ventura adalah
seorang mantan gubernur ke-38 (1999-2003) negara bagian Minnesota di
Amerika, dia juga mantan NAVY Seal disaat perang Vietnam. Ia banyak
membintangi film juga, bahkan merupakan mantan pegulat profesional, yang
kini beralih menjadi pakar teori konspirasi.
Beberapa pakar dan peneliti yang telah
ditemuinya, bersaksi telah melihat dampak dan bukti-bukti keberadaan
agenda ini dari para kaum illuminati dan para “elite” dunia yang
mempunyai kekuatan-kekuatan superior di dunia untuk menguasai dunia
dengan hanya satu komando saja, New World Order, komando dari mereka.
Secret society atau kolompok rahasia ini sebenarnya
sudah mengontrol dunia sejak lama sekali, ratusan tahun lalu, namun
dengan keberadaan dunia yang canggih seperti internet, keberadaan mereka
lebih mudah tercium. Dr. Rima Laibow seorang dokter advokat (Natural
Medicine Advocate), telah mengetahui dan bertemu dengan salah satu
anggota aliran satanic ini tentang salah satu cara menjalani program
depopulasi ini, yaitu dengan VAKSINASI!
Selain itu, Dr. Rima juga menyatakan,
“Mereka tak ada hubungannya dengan suatu kelompok agama, tak ada
hubungannya dengan suatu ras, tak ada hubungannya dengan suatu bangsa,
tak ada hubungannya dengan suatu politik apapun dan hubungan lainnya”,
ujar Dr Rima setelah ditanya oleh Jesse tentang siapa mereka “para elit
dunia” ini.
Jadi jika suatu masalah ada hubungan
dengan itu semua, maka mereka para penganut satanic ini hanyalah
MEMBONCENG! Agar dunia selalu ricuh dan berperang diantara kaum beragama
atau believers! Mereka bahkan membuat kepercayaan-kepercayaan baru,
juga membuat kelompok-kelompok baru yang berkedok agama, lalu menaruh
diantara mereka (para believers).
Merekalah yang membuat yang tadinya satu
menjadi pecah beberapa, merekalah yang membuat yang tadinya rukun
menjadi berkelahi, dan mereka telah ada sejak ribuan tahun lamanya.
Kini, mereka adalah kelompok para “Elit Penguasa” yang memiliki pengaruh
yang sangat besar dan sangat kuat serta kaya raya, dan yang pastinya:
berhati jahat seperti iblis. Dan jumlah mereka sangat sedikit, hanya 120
orang saja.
Mereka adalah pengontrol keuangan dunia
dan politik dunia, negara mana yang akan makmur, negara mana yang akan
miskin, juga dikontrol oleh mereka. Tak itu saja, mereka juga dapat
mengontrol negara mana yang akan diperangi, suku mana yang akan
dimusnahkan, suku mana yang akan dilindungi, negara mana yang akan
ricuh, negara mana yang akan terpecah dan lain-lainnya, juga dikontrol
oleh mereka.
Mereka jugalah yang memiliki kekuatan
dunia, mereka menguasai industri farmasi dan obat-obatan dunia, mereka
yang menguasai perusahaan-perusahaan raksasa dunia mulai dari perusahaan
tambang, makanan, minuman hingga media masa di seluruh dunia. Anggota
mereka hanya sekitar 120 orang saja, namun begitu kuatnya mereka para
pengendali dunia yang terdiri dari para “aristocrat” atau para elite raja, ratu, pengusaha papan atas dan sejenisnya yang sangat berpengaruh di dunia.
Seakan-akan merekalah yang membuat dunia
ini berputar, dan mereka layaknya beranggapan seperti tuhan, takkan
pernah mati. Namun hanya satu yang belum dapat mereka kontrol, yaitu:
Populasi Dunia! Cara-cara mereka untuk membuat dunia ini menjadi hanya
500 juta jiwa tidaklah mudah, namun agenda ini sudah berlangsung sejak
puluhan tahun lalu.
Dengan membonceng PBB, WHO, IMF, Bank Dunia dan lembaga dunia lainnya,
banyak lembaga tersebut juga telah disusupi dan ikut berkolaborasi. Tak
itu saja, mereka juga menggabungkan beberapa kelompok pengusaha dan
politikus yang sejalan, bertujuan dan berniat sama dengan mereka, oleh
karenanya mereka semakin kuat dan semakin berpengaruh.
Beberapa pakar dan peneliti telah
membeberkan bukti-bukti konkrit tentang agenda mereka ini dan hal
tersebut bukanlah isapan jempol namun suatu realita dan fakta nyata.
Adapun beberapa cara untuk mengurangi penduduk dunia adalah: melalui
peperangan, membuat orang terinfeksi penyakit melalui vaksinasi,
menyalurkan racun yang dimakan di dalam makanan kita sehari-hari,
meracuni obat-obatan yang dikonsumsi orang sakit dan juga meracuni
minuman melalui saluran air.
Bahkan hingga virus-virus yang modifikasi
buatan mereka, seperti virus flu babi, flu burung dan masih banyak
lainnya. Mereka juga sebarkan ke banyak negara di dunia baik itu melalui
makanan dan minuman serta melalui hewan yang diimpor ataupun berupa chemtrails yang disemprot oleh pesawat di udara. Proyek ini mereka namakan “Project Cloverleaf”
Bukti tersebut ditambah lagi dengan makin
banyaknya dibuat ratusan pemukiman di puluhan lokasi sebagai tempat
konsentrasi penduduk yang nantinya akan diisolasi jika terinfeksi
penyakit. Kamp Konsentrasi tersebut bernama “FEMA concentration camp”
atau “FEMA Camp“, yang dibuat oleh FEMA yaitu badan penanggulangan bencana milik pemerintah Amerika.
Dan di setiap “FEMA camp” tersebut
terdapat pula ribuan box panjang seperti layaknya peti mati, oleh
karenanya dinamakan juga sebagai “FEMA Coffins“. Keberadaan FEMA Camp
tersebar diseluruh Amerika ini banyak mencemaskan warga AS, akan ada
camp konsentrasi sebelum pembantaian?
Salah satu bukti lagi keberadaan dan
niatan mereka lainnya adalah: adanya “Monumental Instructions for the
Post-Apocalypse” (Monumen Petunjuk untuk Hari Kiamat) dan dikenal juga
sebagai “stonehenge” versi Amerika. Di sebuah bukit kecil di timur laut
tandus Georgia telah berdiri monumen paling aneh dan misterius di dunia.
(kordinat lokasi via satelit: 34.231984°N 82.894506°W).
Karena berlokasi di Georgia, maka dikenal
juga dengan sebutan lain, sebagai ‘Georgia Guidestones’, enam struktur
batu ini tingginya 16 feet, dengan berat 20 ton ditiap batunya. Memiliki
empat pilar batu granit persegi panjang keatas, yang masing-masing
pilar dipahat mengenai instruksi dan petunjuk dari kedelapan “bahasa
kebudayaan terbesar” diantaranya bahasa hieroglif dari: Arabic, Cina,
Russia, Inggris, Spanyol, Hindi, Hebrew dan Swahili – dengan instruksi
agar manusia yang selamat dari bencana besar dapat membangun kembali
peradaban baru di Bumi ini dan sama sekali tidak meninggalkan serta
melupakan sejarah para leluhur.
Keempat pilar dibentuk seperti tanda
tambah (+ plus) dan mempunyai jarak sekitar 5 meter karenanya pusat
tengahnya ada sebuah pilar lagi yang tertulis commandment
didindingnya, lalu diatasnya ditindih oleh batu granit berbentuk buku
persegi empat. Jadi semuanya berjumlah 6 buah lempeng batu granit.
Di keempat sisi pada baru granit yang
terbaring itu diatasnya, ada petunjuk dengan “bahasa kebudayaan tua”
yang sudah lenyap di dunia yaitu: Bahasa Sanksekerta (Sanskrit), Yunani
Kuno (Classical Greek) dan Babylonian Cuneiformserta Mesir Kuno (berupa
simbol-simbol) atau Egyptian Hieroglyphic. Apakah instruksi dalam
delapan bahasa itu berkaitan dengan ramalan kiamat yang dibaut oleh
mereka berupa Depopulasi Dunia?
Tapi yang jelas, bangunan ini didirikan
oleh golongan Masonic, Freemason, Illuminati, kaum pagan dan para
pendukung golongan satanic lainnya. Terlihat mereka telah membuat situs
ini namun pada sisi tertinggi di bidang datar teratas adalah lambang
golongan mereka. Jadi seakan-akan semua dan seluruh budaya di dunia ini
berasal, tunduk dan berawal dari satu sumber yaitu golongan mereka yang
ingin mendirikan New World Order (NWO).
Terbukti mereka berniat mengajarkan faham
ini, dan akan berlanjut di kebudayaan manusia berikutnya. Dan pada
salah satu section tulisannya tertera bahwa populasi manusia dibawah
500.000.000 jiwa! Beberapa kalimatnya adalah sebagai berikut:
Pada section-4 di monument tertulis sepenggal kalimat:
- Membiarkan semua bangsa memerintah secara internal menyelesaikan sengketa eksternal di pengadilan dunia (Let all nations rule internally resolving external disputes in a world court).
- Menyatukan umat manusia Bumi dengan bahasa yang baru (Unite humanity with a living new language).
- Mempertahankan manusia di bawah 500.000.000 dalam keseimbangan alam yang abadi (Maintain humanity under 500,000,000 in perpetual balance with nature).
Atau lebih komplitnya:
- Maintain humanity under 500,000,000 – in perpetual balance with nature.
- Guide reproduction wisely — improving fitness and diversity.
- Unite humanity with a living new language.
- Rule passion — faith — tradition — and all things with tempered reason.
- Protect people and nations with fair laws and just courts.
- Let all nations rule internally resolving external disputes in a world court.
- Avoid petty laws and useless officials.
- Balance personal rights with social duties.
- Prize truth — beauty — love — seeking harmony with the infinite.
- Be not a cancer on the earth — Leave room for nature — Leave room for nature.
Setelah bangunan monumen ini berdiri pada
tahun 1979, lalu ditinggalkan begitu saja oleh para kontraktor dan
pendirinya. Yang membuat monumen ini bernama samaran R. C. Christian
yang disewa oleh Elberton Granite Finishing Company. Selain itu, ada
pula skenario yang sangat mungkin mereka lakukan selain beberapa
skenario diatas tadi, yaitu skenario akan datangnya Sang Yesus, Mesiah,
Imam Mahdi dan sejenisnya, namun direncanakan LEBIH AWAL alias PALSU,
yaitu yang dibuat oleh kelompok mereka sendiri.
Caranya? Melalui teknologi terbaru, yaitu
teknologi HAARP dan Hologram 3 Dimensi. Melalui HAARP, mereka dapat
memancarkan frekuensi gelombang radio yang nantinya akan membuat kita
dapat mendengar “sesuatu” yang sebenarnya tak ada.
Karena jenis gelombang ini dapat masuk ke
dalam otak dan membuat sistim indera pendengaran kita dapat mendengar
walau tanpa speaker. Dan lebih canggihnya lagi, HAARP dapat mengontrol
pikiran manusia (Mind Control) tanpa orang tersebut mengetahui. Lalu,
bagaimana dengan pengelihatan kita, jika memang mereka melancarkan tipu
daya datangnya “Juru Selamat “diakhir dunia? Mereka menggunakan
teknologi visualisasi tercanggih, 3 Dimension Holograpic atau hologram 3
dimensi.
Satelit mereka yang banyak dapat
memvisualisasikan benda ataupun gambar secara 3 dimensi dilangit setiap
negara di dunia. Mereka akan membuat sosok “Juru Selamat” diatas langit
ditiap negara. Proyek ini dinamai “Project Blue Beam“. Sosok tersebut,
dengan bantuan teknologi HAARP akan dapat berbicara, walau tanpa
speaker. Dan bahasa yang digunakan adalah bahasa ibu, alias bahasa di
negara bersangkutan.
Dengan begitu, apapun yang dinyatakan
oleh hologram PENIPUAN Sang Juru Selamat, maka umat akan mau berbuat apa
saja walau diadu domba sekalipun. Akhirnya, bukannya menciptakan
kedamaian, malah akan membuat ricuh dunia bahkan peperangan
besar-besaran. Salah satu pakar yang mengetahui tentang masalah
vaksinasi dari agenda depopulasi dunia adalah adalah Dr. Rima Laibow
(Natural Medicine Advocate), ia sampai keluar dari AS demi keselamatan
dirinya. Saat Jesse mau menemuinya Dr. Rima Laibow sedang berada di
Panama, maka Jesse pun ke Panama.
Dr. Rima Laibow mengatakan kepada Jesse
tentang semuanya dan setelah berbincang dengan Jesse, ia juga
mengatakan, dari Panama akan langsung kembali terbang ke negara lainnya
dan keluar dari Panama demi keamanan dirinya agar tak dilacak oleh agen
pemerintah.
Sebagai seorang muslim kita janganlah
takut dengan makar keji antek-antek iblis ini, tetap berpegang teguhlah
pada Al-Qur’an dan As-Sunnah dan memohon perlindungan hanya kepada Allah
SWT, karena segala makar/tipu-daya mereka hakekatnya tidaklah membawa
mereka kepada kemenangan.
[Sumber]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar